Meningkatkan Prestasi Akademik Dan Non Akademik Di SMP Negeri 3 Pacet

Authors

  • Ridwan Hirimala Universitas KH Abdul Chalim Mojokerto
  • Rahmat Universitas KH Abdul Chalim Mojokerto

Keywords:

Improving, Achievement, Academic, Non-Academic, Junior High School

Abstract

It is highly desirable for educators, particularly teachers, to be creative not only in the learning process but also in how to use technology effectively to foster a spirit of learning in students, leading to significant improvements in student achievement. Furthermore, educators must also be creative outside of school, such as through extracurricular activities such as scouting, the Red Cross, and other extracurricular activities. This study aims to: 1. Analyze the creativity of Islamic religious education teachers in improving academic and non-academic achievement at SMP Negeri 3 Pacet; 2. Analyze the supporting and inhibiting factors of Islamic religious education teachers' creativity in improving academic and non-academic achievement at SMP Negeri 3 Pacet. The method used in this study is descriptive qualitative with a case study approach. Data were obtained through observation, interviews, and documentation. Data sources included the principal and Islamic religious education teachers. The results of this study explain that the creativity carried out by Islamic religious education teachers in improving students' academic achievement is: 1. Designing interesting learning 2. Creating a pleasant environment 3. Adapting learning to students' learning styles 4. Using varied learning methods 5. Using technology in learning 6. Linking material to real life 7. Giving challenging assignments 8. Using varied assessments. Meanwhile, improving non-academic achievements is: 1. Islamic Religious Quiz, 2. Dhuha Prayer, 3. Reading the Qur'an, 4. Hadroh. The supporting factors are, from some of the above explained all are applied both in the learning process and outside of class hours. Factors inhibiting the improvement of academic and non-academic achievement are: 1. Limited provision of goods, 2. The existence of internal and external factors.

Abstrak

Sangat diharapkan bagi seorang pendidik dalam hal ini seorang guru untuk memiliki kreaktivitas bukan hanya dalam proses pembelajaran tapi juga berkaitan dengan bagaimana penggunaan teknologi yang baik agar menciptakan semangat belajar bagi peserta didik, agar prestasi yang dimiliki peserta didik memiliki perkembangan yang signifikan. Selain itu, seorang pendidik juga harus memiliki kreaktivitas diluar sekolah seperti kegiatan ekstrakurikuler seperti kegiatan kepramukaan, palang merah dan juga kegiatan-kegiatan ekstrakurikuler lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk 1. Menganalisis kreaktivitas guru penddidikan agama islam dalam meningkatkan prestasi akademik dan non akademik di SMP Negeri 3 Pacet 2. Untuk menganalisis faktor pendukung dan penghambat kreaktivitas guru pendidikan agama islam dalam meningkatkan prestasi akademik dan non akademik di SMP Negeri 3 Pacet. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh dalam metode kualitatif ini melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini meliputi kepala sekolah dan guru Pendidikan Agama Islam. Hasil penelitian dari penelitian ini menjelaskan bahwa, kreativitas yang dilakukan guru pendidikan agama islam dalam meningkatkan prestasi akademik peserta didik adalah: 1. Mendesain pembelajaran yang menarik 2. Menciptakan lingkungan yang menyenangkan 3. Menyesuaikan pembelajaran dengan gaya belajar peserta didik 4. Menggunakan metode pembelajaran yang variatif 5. Menggunakan teknologi dalam pembelajaran 6. Mengaitkan materi dengan kehidupan nyata 7. Memberikan tugas yang menantang 8. Menggunakan penilaian yang variatif. Sementara peningkatan prestasi non akademik adalah: 1. Cerdas cermat PAI, 2. Sholat Dhuha, 3. Baca Qur’an, 4. Hadroh. Faktor pendukungnya adalah, dari beberapa yang dijelaskan diatas semuanya diterapkan baik dalam proses pembelajaran maupun diluar jam pembelajaran. Faktor penghambat peningkatan prestasi akademik dan non akademik adalah: 1. Penyediaan barang yang terbatas, 2. Adanya faktor Internal dan Faktor Eksternal.

References

Ahmad Ghifari Tetambe. 2021. Kreativitas Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Mengembangkan Media Pembelajaran Berbasis ICT, ZAWIYAH: Jurnal Pemikiran Islam, Vol. 7, No. 1.

Airasian, Peter W. Perspectives on Measurement Instruction. Educational Measurement: Issues and Practice 10, no. 1 (1991). https://doi.org/10.1111/j.1745- 3992.1991.tb00172.x. Di Akses Pada 5 Juli 2025

Alfu Laila, Empat Langkah Efektif Meningkatkan Tanggung Jawab dan Kemandirian Siswa dalam Mengerjakan Tugas. Di Akses dari https://ardansirodjuddin.com/pengumuman/empat-langkah-efektif- meningkatkan-tanggung-jawab-dan-kemandirian-siswa-dalam-mengerjakan- tugas/ Di Akses pada 5 Juli 2025

Amrullah, Ilmu Al-Qur’an untuk Pemula (Jakarta :Artha Rivera, 2008).

Bakhtiar Ramadhan, “Latihan Hadroh di Dusun Banyunganti Kidul (Studi Living Hadis : Teori Fungsional Thomas F. O’dea)," Jurnal Living Hadits, 2 no.1 (2017).

E. Mulyasa, Menjadi Guru Profesional: Menciptakan Pembelajaran Kreatif dan Menyenangkan, (Jakarta: PT. Remaja Rosdakarya, 2011).Kunandar, Guru Profesional: Implementasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidkan dan Sukses dalam Sertifikasi Guru (Jakarta: RajaGrafindo Persada, 2007).

M. Imran, Penuntunan Sholat Dhuha, (Semarang: Karya Ilmu, 2006).

M.Shabir U, Kedudukan Guru Sebagai Pendidik, JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM, Jurnal Ilmiah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar, Edisi II.

Minasari, U., & Susanti, R. (2023). Penerapan model problem based learning berbasis berdiferensiasi berdasarkan gaya belajar peserta didik pada pelajaran biologi. Ide guru: Jurnal Karya Ilmiah Guru, 8(2), 282-287. https://doi.org/10.51169/ideguru.v8i2.543

Muhammad Yaumi, Prinsip-prinsip Desain Pembelajaran (Jakarta: Kencana Prenada Media Grup, 2013).

Muhibbin Syah. Psikologi Belajar. (Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada. 2007).

Mukhlishoh Zawawie, Pedoman Membaca, Mendengar, dan Menghafal Al-Qur’an , (Solo: Tinta Medina, 2011).

Mulyasa, Pengembangan Dan Implementasi Kurikulum 2013 (Bandung: Remaja Rosadakarya, 2013).

Mulyasa. Menjadi Kepala Sekolah yang Profesional. (Bandung: Rosda Karya 2005)

Murodi, Pedidikan Agama Islam Sejarah Kebudayaan Islam Kelas IX (Semarang: PT. Karya Toha Putra, 2016).

Nursapia Raharap, Penelitian Kualitatif (Medan : Wal Ashri Publishing. 2020)

Ramadhani, Achmad Nur, Klose Margaret, Oktavia Sitanggang, and Astri Cahyani. 2024. “Lomba Cerdas Cermat Sebagai Metode Inovatif Pengembangan Minat Belajar Siswa SDN Kalisari 1 Surabaya.” 8(3).

Roestiyah, Masalah-masalah Ilmu Keguruan, Cet. 6 (Jakarta: Bina Aksara,2001).

Sabri., Kholil, U., Ahmad, M. (2023). Validitas Buku Ajar dengan Pendekatan Kontekstual dalam Membelajarkan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Elementaria Edukasia. 6 (3) : 1043-1056. Diakses dari https://ejournal.unma.ac.id/index.php/jee/article/view/6629 Pada 3 Juli 2025

SM, I. Strategi Pembelajaran Agama Islam Berbasis PAIKEM: Pembelajaran Aktif, Inovatif, dan menyenangkan. (Semarang: Media Grup, 2008).

Sulaiman Ismail & Sulaiman W. 2023. Pembinaan Pendidikan Islam Bagi Calon Pengantin Melalui Kursus Catin. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, Vol. 5. No. 1.

Syifa Aulia et al. 2022. “Upaya Meningkatkan Rasa Nasionalisme Siswa Melalui Lomba Cerdas Cermat Di Uptd Sdn 3 Wagir.” CENDEKIA: Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2(3).

Trianto dan Titik Triwulan Tutik, Sertifikasi Guru dan Upaya Peningkatan Kualifikasi, Kompetensi dan Kesejahteraan (Jakarta: Prestasi Pustaka Publisher, 2007).

Ujiati, S. dan T. Manajemen dalam Pembelajaran. (Jakarta: Indeks 2013).

Utami, M. (2022). Peningkatan Hasil Belajar Peserta Didik dengan Pendekatan Kontekstual pada Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. Lentera : Jurnal Kajian Bidang Pendidikan dan Pembelajaran. 2 (2), 50-54. Diakses dari https://journal.actual-insight.com/index.php/lentera/article/view/978 Pada 3 Juli 2025

Downloads

Published

2026-06-19