Hak Asasi Manusia Dalam Hukum Tata Negara Islam: Antara Prinsip Teologis Dan Implementasi Konstitusional
Keywords:
Human Rights, Islamic Constitutional Law, Siyasah Syar'iyyah, Maqashid Syariah, Shura.Abstract
Human Rights (HAM) in Islamic Constitutional Law (Siyasah Syar'iyyah) represent a synthesis between divine mandate and human dignity. This article examines the conceptual framework of HAM within the Islamic state structure, focusing on the protection of fundamental rights (al-daruriyyat al-khamsah) and their integration into modern constitutionalism. Using qualitative library research, this study finds that Islamic Constitutional Law provides a robust foundation for HAM through principles of justice (al-adl), consultation (al-shura), and equality (al-musawah). However, challenges remain in harmonizing universal HAM standards with specific religious interpretations. The study concludes that a maqasid-based approach is essential for bridging the gap between classical Islamic political thought and contemporary human rights demands.
Abstrak
Hak Asasi Manusia (HAM) dalam Hukum Tata Negara Islam (Siyasah Syar’iyyah) merupakan sintesis antara mandat ketuhanan dan martabat kemanusiaan. Artikel ini mengkaji kerangka konseptual HAM dalam struktur negara Islam, dengan fokus pada perlindungan hak-hak dasar (al-daruriyyat al-khamsah) dan integrasinya ke dalam konstitusionalisme modern. Menggunakan metode kualitatif riset pustaka, studi ini menemukan bahwa Hukum Tata Negara Islam memberikan fondasi kokoh bagi HAM melalui prinsip keadilan (al-adl), musyawarah (al-shura), dan kesetaraan (al-musawah). Namun, tantangan masih ada dalam mengharmonisasikan standar HAM universal dengan interpretasi keagamaan yang spesifik. Studi ini menyimpulkan bahwa pendekatan berbasis maqasid sangat penting untuk menjembatani kesenjangan antara pemikiran politik Islam klasik dan tuntutan HAM kontemporer
References
Anwar, Nurul Mutmainna, Kurniati, and Musyfikah Ilyas, ‘Kebebasan Beragama Dalam Pandangan Hukum Islam Dan Hak Asasi Manusia’, QaḍāuNā, 7 (2025), 16–29
Approach, A Systems, ‘Of Islamic Law’
Busyra, M, ‘Yogyakarta 2025’, 2025
Dalam, Cover, ‘Lampiran -2 Cover Dalam’, 2024
Dan, H A M, and P Erlindungan H Ak, ‘Ham p h k b B’, 2015
Darmawan, Joko Budi, ‘No Title’, 4 (2025), 269–94
Darnela, Lindra, ‘The Dominant Influence of Islamic Law in Addressing the Challenges of Upholding the Rights of Rohingya Refugees’, 17 (2025), 1–32
Fakhri, Ahmad, Wardana Meutya, and Ramdhani Zalsabila, ‘Siyasah Sebagai Prinsip Politik Islam Dalam Menjaga Hak Minoritas Dan Mengelola Keragaman Pluralitas’, 2025
‘FORMALISASI SYARIAT ISLAM DAN HAK ASASI MANUSIA’, 191–210
Maslichah, Umi, Laelatul Badriah, Universitas Alma, and Ata Yogyakarta, ‘Keadilan Pendidikan Islam Bagi Kelompok Rentan : Analisis Kebijakan Afirmasi Pendidikan Manusia ., 2 (2026), 53–70
Mei, Volume Nomor, Ashfiya Nur Atqiya, Ahmad Muhamad, Mustain Nasoha, Muhammad Irfan Al, Fanny Fatekhah Saputri, and others, ‘Hak Dan Kewajiban Warga Negara Dalam Islam : Analisis Terhadap Piagam Madinah Dan Konstitusi Modern Universitas Sebelas Maret , Indonesia Mendalam , Mulai Dari Hak-Hak Dasar Yang Diakui Oleh Agama Hingga Kewajiban Yang’, 2025
Modern, Prinsip-prinsip Demokrasi, and Yogi Pangestu, ‘ISLAM AND DEMOCRACY : A STUDY OF THE COMPATIBILITY OF ISLAMIC POLITICAL THOUGHT WITH THE PRINCIPLES OF’, 10 (2026), 188–96 <https://doi.org/10.36526/js.v3i2.7308>
Najib, M Ainun, and Kata Kunci, ‘MENJAWAB KELEMAHAN SISTEM PERADILAN : PELUANG DAN TANTANGAN PENERAPAN WILĀYAH AL-MA Ẓ ĀLIM DI INDONESIA’, 5 (2025)
Negeri, Islam, and Sunan Ampel, ‘The Islamic Legal Construction on Global Peace : An Integrative Study of Maqā ṣ Id Al- Syarī ’’, 37 (2026), 175–90
No Title, 2026
———, 2018
Rosyidi, Muhammad, ‘Penerapan Fiqih Siyasah Dalam Ketatanegaraan Indonesia’, 2024, 65–76
Santoso, Oleh Lukman, ‘Dalam Konstitusional Islam’, 43–64
Yogyakarta, Universitas Muhammadiyah, ‘Kontribusi Hukum Islam Terhadap Reformasi Birokrasi : Upaya Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik Yang’, 6 (2024), 15–30
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Faathir Janwar, Ahmad Faidillah, Kurniati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





