Problem Based Learning: Menembus Batas Tekstual Pembelajaran Qur'an Hadis Integratif Menuju Moderasi Beragama Inklusif

Authors

  • Andina Safitri Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar
  • Mahama Wanga Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar
  • Maisura Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar
  • Muhamad Yahya Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar

Keywords:

Problem, Based Learning, Breaking Through, Limits, Textual

Abstract

This study aims to examine the effectiveness of Problem Based Learning (PBL) in Qur’an and Hadith learning as an effort to transcend textual boundaries towards an integrative and inclusive religious moderation. The main issue addressed is how PBL can overcome the rigid and textual learning approaches to foster moderate and tolerant attitudes among students. The expected solution is the development of a learning model that integrates socio-cultural contexts with sacred texts, resulting in more dynamic and relevant religious understanding. The research hypothesis posits that PBL implementation significantly enhances contextual understanding and religious moderation attitudes. The study employs a qualitative case study approach in Islamic higher education, involving observations, interviews, and learning document analysis. Findings reveal that PBL stimulates critical thinking and constructive dialogue among students in interpreting verses and hadiths according to contemporary contexts, fostering inclusivity and tolerance. The discussion emphasizes that integrating textual and contextual approaches through PBL broadens interpretative space and prevents extremism. This study recommends further development of adaptive PBL models sensitive to cultural and social diversity to strengthen religious moderation in Islamic education.

Abstrak

Penelitian ini mengkaji efektivitas Problem Based Learning (PBL) dalam pembelajaran Qur'an dan Hadis sebagai upaya melampaui pendekatan tekstual menuju integrasi moderasi beragama yang inklusif. Permasalahan utama yang diangkat adalah bagaimana PBL dapat mengatasi pembelajaran yang masih kaku dan tekstual, sehingga mampu membentuk sikap moderat dan toleran pada peserta didik. Solusi yang diharapkan adalah model pembelajaran yang mengintegrasikan konteks sosial budaya dengan teks suci, menghasilkan pemahaman keagamaan yang lebih dinamis dan relevan. Hipotesis penelitian menyatakan bahwa penerapan PBL mampu meningkatkan pemahaman kontekstual dan sikap moderasi beragama secara signifikan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus di perguruan tinggi Islam, melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PBL berhasil merangsang pemikiran kritis dan dialog konstruktif dalam memahami ayat dan hadis sesuai konteks zaman, sekaligus menumbuhkan sikap inklusif dan toleran. Integrasi pendekatan tekstual dan kontekstual melalui PBL membuka ruang interpretasi yang lebih luas dan menghindarkan sikap ekstremisme. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan model PBL yang adaptif terhadap keberagaman budaya dan sosial guna memperkuat moderasi beragama dalam pendidikan Islam.

References

Abdurrohman Akbar, Firman Muhammad. “Metode Kualitatif Dan Kuantitatif Pada Studi Islam.” Ar Rasyiid: Journal of Islamic Studies 2, no. 2 (2024): 95–112. https://doi.org/10.70367/arrasyiid.v2i2.23.

Aflahah, S. and others. Role of Education in Religious Moderation. 2023.

Ali, Nurbayani. Strategi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Problem Based Learning (PBL). 2025.

Amirudin, A. and others. “Problem-Based Learning in Islamic Education.” Educational Process International Journal, 2025.

Azhima, Fauzan. “Kebutuhan Pembacaan Baru Di Tengah Masyarakat Multikultural.” NIHAYAH: Journal of Islamic Studies 1, no. 2 (2025): 489–503.

Basuki, D. D. Integrative Approach in Religious Education. 2024.

Basuki, Danang Dwi. “Pendekatan Integratif Pendidikan Tauhid Dan Nilai-Nilai Moderasi Beragama Dalam Pembentukan Akhlak Terpuji.” Intelektual: Jurnal Pendidikan Dan Studi Keislaman 14, no. 3 (2024): 401–18.

Farhani, Zeni, and Sheila Hariry. Agama dalam Pergulatan Sosial: Antara Penyimpangan, Konflik, dan Transformasi Kepercayaan. 01, no. 03 (2025).

Faridi, Kaharuddin, Tobroni, Tobroni Tobroni, and Faridi Faridi. “Model Pendidikan Agama Islam Melalui Integrasi Dan Interkoneksi.” Kreatif: Jurnal Studi Pemikiran Pendidikan Agama Islam 23, no. 1 (2025): 30–40. https://doi.org/10.52266/kreatif.v24i1.3920.

Fazrin, Intan Solihat, Aulia Rahma Azizah, Jesinca Aliyyah, Isna Nurul Aini, and Usep Suherman. “Problem-Based Learning Sebagai Strategi Penguatan Berpikir Kritis Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam.” TSAQAFATUNA: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam 7, no. 1 (2025).

Fitria, Mita. Penguatan Moderasi Beragama Menggunakan Pendekatan Problem Based Learning Pada Materi PAI. CV. AZKA PUSTAKA, 2026.

Hadi, Syamsul, and Deddy Ramdhani. “Transformasi Pendidikan Islam Di Era Kurikulum Merdeka: Integrasi Nilai Keislaman Dan Pendekatan Pedagogis Abad Ke-21.” Maharah: Journal of Islamic Education Teaching and Learning 2, no. 1 (2025): 1– 16.

Hakim, Nur, and Rahmat Haryadi. “Islamic Education in Religious Higher Education Institutions: Institutional Position, Challenges, and Learning Strategies.” ISEDU : Islamic Education Journal 3, no. 2 (2025): 88–95. https://doi.org/10.59966/isedu.v3i2.1911.

Herlambang, Yusuf Tri. Pedagogik: Telaah Kritis Ilmu Pendidikan Dalam Multiperspektif. Bumi Aksara, 2021.

Huda, Nur, and Jaslin Ikhsan. Menggugat Metode Ceramah Dalam Pendidikan: Meluruskan Fitnah Mengusulkan Paradigma Baru. Jejak Publisher, 2024.

Huwaida Huwaida. “Analisis Pendekatan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Dalam Kurikulum Merdeka.” Jurnal Manajemen dan Pendidikan Agama Islam 2, no. 3 (2024): 346–55. https://doi.org/10.61132/jmpai.v2i3.609.

Kadir, Abdul. Strategi Pendidikan Agama Islam untuk Menghadapi Radikalisasi Kalangan Pemuda di Indonesia. 2024.

Kartika, I., and O. Arifudin. “Menanamkan Akhlak Mulia Melalui Pendidikan Agama Islam.” Jurnal Teknologi Dan Pendidikan, 2025.

Khairullah, Khairullah. “Proses Pembentukan Identitas Islam Siswa Madrasah Ibtidaiyah Dalam Konteks Pembelajaran: Studi Grounded Theory.” Polygon: Jurnal Ilmu Komputer Dan Ilmu Pengetahuan Alam 2, no. 5 (2024): 43–79.

Kholiq, Abdul. “Analisis Peran Pendidikan Islam Dalam Pencegahan Radikalisme.” Jurnal Manajemen Islam 1, no. 1 (2024): 104–26.

Kusnandar, Andri, and Iskandar Mirza. Eksplorasi Implementasi Problem-Based Learning (Pbl) Dalam Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa. 2025.

Lestari, P. A. Multicultural Approaches in Religious Education. 2024.

Mashuri, Saepudin, and Ahmad Syahid. Strategi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Perspektif Multikultural. 2024.

Muafiq, Ahmad, and Chusnul Muali. “Strategi Integrasi Nilai Moderasi Beragama Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Untuk Penguatan Karakter Siswa: Strategi Integrasi Nilai Moderasi Beragama Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Untuk Penguatan Karakter Siswa.” Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar 10, no. 03 (2025): 230–43.

Muyasaroh Septiana, Ely, Beni Azwar, and Fadila Fadila. Implementasi Model Problem Based Learning Untuk Mengembangkan Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Pada Materi Toleransi Antar Dan Inter Umat Beragama Di SMP N 2 Rejang Lebong. 2025.

Ningsih, Tiara, Khalisa Nurul Fitri Arfan, Muhammad Nur Fikri Yanto, and Laila Sari Masyhur. Living Qur’an : Sebuah Pendekatan Kontekstual Dalam Memahami Al Qur’an. 2025.

Prasetyo, G., Y. R. Fauziah, and A. Syafii. “From Policy to Pedagogy: Religious Moderation as a Counter-Radicalization Strategy in Islamic Education.” Jurnal Pendidikan Islam, 2025.

Prawira, Salsabila Putri, Muhammad Nadirahman, Afta Safira, and Zaini Tamin AR. “Strategi Problem Based Learning Dalam Pembelajaran PAI Di Sekolah Dasar Untuk Mengembangkan Nalar Empatik Dan Moderat Peserta Didik.” Jurnal Studi Pendidikan Dasar 3, no. 2 (2025): 237–54.

Rachman, Lutfi, and Nurhanifansyah Nurhanifansyah. “Integrasi Project-Based Learning dalam Pendidikan Agama Islam: Strategi, Tantangan, dan Efektivitas.” Adabuna: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran 4, no. 1 (2024): 23–34. https://doi.org/10.38073/adabuna.v4i1.2027.

Radjendra, R., S. Silpa, and A. Ghani. “Relevansi Tafsir Tarbawi Dalam Pendidikan Agama Islam Di Era Digital.” Action Research Journal, 2025.

Rifa’i. Sosiologi Pendidikan Islam Konteks & Tantangan. 1st ed. ABAD Cakrawala Nusantara, 2025.

Rosanti, Cholisa, Gigih Setianto, Yogi Muhammad Saputro, Mahnoor Fatima, and Muhammad Rehan Sabi. Global Trends and Controversies in Multicultural Islamic Education within the SDGs Framework. 26, no. 3 (2025).

Setyowati, Dwi Retno. Implementasi Integrasi Nilai-Nilai Pendidikan Agama Islam Pada Pembelajaran Biologi Di Tarbiyatul Mu’allimin Wal Mu’allimat Al Islamiyyah Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta. 2025.

Shodiq, Ja’far. Implementasi Manajemen Berbasis Nilai Dalam Membangun Moderasi Beragama Di Madrasah Aliyah Jam’iyyah Islamiyah, Tangerang Selatan. 2025.

Wafa, Ali, Syarifah Syarifah, and Moh. Nadhif. “Transformasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Deep Learning: Dari Pendekatan Hafalan Menuju Internalisasi Nilai.” Academicus: Journal of Teaching and Learning 4, no. https://doi.org/10.59373/academicus.v4i2.95.

Wahidah, Fatirah, and Abdul Muiz Amir. Jejak Studi Living Qur’an: Otoritas, Idealitas, & Realitas. SulQa Press IAIN Kendari (Anggota IKAPI), 2024.

Wedi, Agus. “Remoderasi Islam Melalui Re-Interpretasi Al-Quran.” SHAHIH: Journal of Islamicate Multidisciplinary 5, no. 2 (2020).

Yusuf, SM. “Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keterampilan Berpikir Kritis Dalam Pendidikan Agama Islam.” Al-Mujahadah: Islamic Education Journal 2, no. 1 (2024): 11–118.

Zaidan, Muchlis, and M. Hajar Dewantoro. “Penerapan Konstruktivisme Piaget–Vygotsky Dalam Meningkatkan Fokus Belajar PAI Dan Karakter Islami.” Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam 1, no. 4 (2026): 1126–34.

Zulaikhah, S. and others. Trends in Islamic Religious Education. 2025.

Downloads

Published

2026-06-12