Simbol Dan Makna Tradisi Hantaran Ang Pukong Pada Perkawinan Adat Ternate Perspektif Teori Sistem Keluarga Alqur'an Zainab Al-Alwani
Keywords:
Symbol, Meaning, Tradition, Gift, Ang PukongAbstract
This study aims to analyze the symbols and meanings of the Ang Pukong gift tradition in Ternate traditional weddings using the perspective of the Quranic Family Systems Theory proposed by Zainab Al-Alwani. The Ang Pukong tradition is a form of local wisdom that not only serves as a ceremonial complement to marriage but also contains profound philosophical, social, and religious values. This study employed a qualitative approach with descriptive research, using data collection techniques such as literature review and analysis of relevant documents. The results show that each symbol in the Ang Pukong gift has a meaning that represents the hope for the formation of a harmonious, balanced, and responsible family. From the perspective of the Quranic Family Systems Theory, this tradition reflects the interconnectedness of family elements, such as the roles of husband, wife, and the social environment, which mutually support each other in creating a harmonious, loving, and compassionate household. Furthermore, this tradition also serves as a medium for internalizing Islamic values, such as compassion, cooperation, and commitment in building a family. Thus, the Ang Pukong tradition not only preserves the cultural identity of the Ternate people but also aligns with Islamic principles in establishing an ideal family system. This research confirms that the integration of local culture and Quranic values can be a strong foundation for creating a sustainable and meaningful family.
Abtrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis simbol dan makna dalam tradisi hantaran Ang Pukong pada perkawinan adat Ternate dengan menggunakan perspektif Teori Sistem Keluarga Al-Qur’an yang dikemukakan oleh Zainab Al-Alwani. Tradisi Ang Pukong merupakan salah satu bentuk kearifan lokal yang tidak hanya berfungsi sebagai pelengkap seremonial dalam perkawinan, tetapi juga mengandung nilai-nilai filosofis, sosial, dan religius yang mendalam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif, melalui teknik pengumpulan data berupa studi pustaka dan analisis dokumen yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap simbol dalam hantaran Ang Pukong memiliki makna yang merepresentasikan harapan akan terbentuknya keluarga yang harmonis, seimbang, dan penuh tanggung jawab. Dalam perspektif Teori Sistem Keluarga Al-Qur’an, tradisi ini mencerminkan adanya keterkaitan antarunsur dalam keluarga, seperti peran suami, istri, dan lingkungan sosial, yang saling mendukung dalam menciptakan kehidupan rumah tangga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah. Selain itu, tradisi ini juga berfungsi sebagai media internalisasi nilai-nilai Islam, seperti kasih sayang, kerja sama, dan komitmen dalam membangun keluarga. Dengan demikian, tradisi Ang Pukong tidak hanya mempertahankan identitas budaya masyarakat Ternate, tetapi juga relevan dengan prinsip-prinsip ajaran Islam dalam membentuk sistem keluarga yang ideal. Penelitian ini menegaskan bahwa integrasi antara budaya lokal dan nilai-nilai Al-Qur’an dapat menjadi fondasi kuat dalam menciptakan keluarga yang berkelanjutan dan bermakna.
References
Afif Gita Fauzi. “Internalisasi Nilai-Nilai Toleransi Melalui Pendidikan Agama Islam.” Tanzhimuna 2, no. 2 (2023): 146–55. https://doi.org/10.54213/tanzhimuna.v2i02.177.
Ahmad, Suryadin, Fatum Abubakar, and Muhammad A Husein. “Budaya Dan Simbol Dalam Ritual Pernikahan Adat Ternate: Studi Kasus Kelurahan Dufa-Dufa.” Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 10, no. 10 (2024): 1010–22. https://jurnal.peneliti.net/index.php/JIWP/article/view/9573/6075.
Alhazmi, Arif. “MALUKU UTARA DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM ( Studi Kasus Di Kelurahan Dufa-Dufa Kecamatan Ternate Utara Kota Ternate ).” Fala Jurnal Ilmiah Multidisiliner 01, no. 16 (2024). https://jalanjurnal.mahbaabsarinahasanah.ac.id/ojs/index.php/Fala/article/view/11.
Amani, Salaisyah Nur. “Nomos : Jurnal Penelitian Ilmu Hukum Hak Asasi Manusia Terhadap Kekerasan Dalam Rumah Tangga Di Kota Sanarinda.” Jurnal Penelitian Ilmu Hukum 1, no. 4 (2021): 127–34. https://jurnal.komisiyudisial.go.id/index.php/jy/article/view/182.
Anggraini, Siska Ayu, and Rachmat Panca Putera. “Konsep Legalitas Perkawinan Dalam Kompilasi Hukum Islam : Kajian Hukum Dan Sosial.” AL FUADIY : Jurnal Hukum Keluarga Islam, 2023, 71–83. https://ejurnalqarnain.stisnq.ac.id/index.php/AF/article/view/1208/1318.
Haris, Aidil, and Asrinda Amalia. “Hambatan Hambatan Lintas Budaya (Sebuah Tinjauan Komunikasi).” Jurnal Dakwah Risalah 29, no. 1 (2018): 16. chrome-extension://efaidnbmnnnibpcajpcglclefindmkaj/https://d1wqtxts1xzle7.cloudfront.net/89138640/3372-libre.pdf?1659243705=&response-content-disposition=inline%3B+filename%3DMAKNA_DAN_SIMBOL_DALAM_PROSES_INTERAKSI.pdf&Expires=175637.
Isytiyaaqul, Mirza, Haq Al, and Leo Dariono. “Eksplorasi Pesan Dakwah Pada Lirik Lagu Interval Karya Band The Flins Tone Exploring the Message of Da ’ Wah in the Lyrics Interval by the The Flins Tone.” Dakwatuna: Jurnal Dakwah Dan Komunikasi Islam 10, no. 2 (2024): 138. https://ejournal.iaisyarifuddin.ac.id/index.php/dakwatuna/article/view/3164.
Kecamatan, D I, Kampar Kiri, and Hulu Kabupaten. “SYMBOLIC MEANING IN MARRIAGE TRADITIONAL SERVICES IN KAMPAR KIRI HULU DISTRICT KAMPAR REGENCY” 12, no. 2 (2024): 65–73. https://journal.uir.ac.id/index.php/geram/article/view/20983/7753.
Masyarakat Bugis, Perkawinan, Perspektif Maslahah, Ahmad Ibrahim, and Rusdaya 2 Saidah. “MARITAL JURNAL HUKUM KELUARGA ISLAM Praktik Sosial Dan Makna Tradisi Erang-Erang Dalam Konteks.” Marital: Jurnal Hukum Keluarga Islam 2, no. 2 (2024): 2024–2131. https://ejurnal.iainpare.ac.id/index.php/marital_hki/.
Nibung, Kecamatan, and Musi Rawas Utara. “Tradisi Upacara Perkawinan Adat Jawa Temu Manten Di Desa Kelumpang Jaya Kecamatan Nibung Kabupaten Musi Rawas Utara.” JEJAK | Jurnal Pendidikan Sejarah & Sejarah FKIP Universitas Jambi 5, no. 1 (2025): 79–87. https://doi.org/10.22437/jejak.v5i1.45984.
Rhomadona, Sahrozy Putra, Aprilia Triaristina, Risma Margaretha Sinaga, and Ema Agustina. “Tradisi Mapag Tuyo Pada Masyarakat Petani Di Pringsewu.” SEUNEUBOK LADA Jurnal Ilmu-Ilmu Sejarah, Sosial, Budaya Dan Pendidikan Vol. 12, no. 2 (2025): 566–85. https://ejurnalunsam.id/index.php/jsnbl/article/view/12969/6079.
Roslan, Nur Azlina, Muhammad Yusri, Yusof Salleh, Muhd Imran, and Abd Razak. “Adat Bapukong Tradisi Masyarakat Banjar Yang Berasaskan Syariat : Kajian Di Negeri Perak Darul Ridzuan Latar Belakang Masyarakat Banjar Di Malaysia.” Idealogy Journal 10, no. 2 (2025): 259–67. http://ir.uitm.edu.my/id/eprint/125091/1/125091.pdf.
Satia. “Implementasi Hukum Islam Dalam Tradisi Pernikahan Adat Di Ternate.” Al-Mizan: Jurnal Kajian Hukum Dan Ekonomi, no. 1 (2024): 117–31. https://doi.org/10.59115/almizan.
Serang, Serlin, Yuliatti Tamanyira, M Maknun, and Indriani. “Dampak Kepemimpinan Transformasional Terhadap Keterlibatan Pegawai Dan Kinerja Organisasi Di Era Pandemi.” YUME : Journal of Management 7, no. 2 (2024): 448–56. https://journal.stieamkop.ac.id/index.php/yume/article/view/6708/4506.
Sidik, Humar, and Ika Putri Sulistyana. “Hermeneutika Sebuah Metode Interpretasi Dalam Kajian Filsafat Sejarah.” Agastya: Jurnal Sejarah Dan Pembelajarannya 11, no. 1 (2021): 19–34. https://doi.org/10.25273/ajsp.v11i1.6224.
Silvia, Kiranti. “Ritual Dan Identitas Kolektif : Studi Antropologis Atas Tradisi Perkawinan Dalam Masyarakat Urban.” Nizamiyah: Jurnal Sains, Sosial Dan Multidisiplin 1, no. 1 (2025): 42–56. https://ejournal.albahriah-institut.org/index.php/nizamiyah/article/view/38/38.
Suraiya, Ratna, Sitti Atiyatul Mahfudoh, Nashrun Jauhari, and Mohamad Salik. “Disharmoni Keluarga Akibat Judi Online Di Kabupaten Sidoarjo Perspektif Teori Sistem Keluarga Al-Quran.” Bustanul Fuqaha: Jurnal Bidang Hukum Islam 5, no. 3 (2024): 544–61. https://doi.org/10.36701/bustanul.v5i3.1842.Kata.
Wathani, Nurlaili. “Internalisasi Nilai – Nilai Karakter Melalui Budaya Sekolah Di SMKN 41 Jakarta Nurlaili.” Ta’dib : Jurnal Penidikan Islam Dan Isu-Isu Sosial Volume 19, no. 2 (2021): 47–77. https://jurnal.iaihnwpancor.ac.id/index.php/tadib/article/view/478/347.
Zainuddin, Zulfa, Abdul Mutholib, Rahmat Ramdhani, and Era Octafiona. “Dinamika Sosial Masyarakat Muslim : Studi Kasus Tentang Interaksi Antara Agama Dan Budaya Lokal Di Indonesia Social Dynamics in Muslim Societies : Case Studies on the Interaction between Religion and Local Culture in Indonesia.” Jurnal Kolaboratif Sains 7, no. 5 (2024): 1777–87. https://doi.org/10.56338/jks.v7i5.5358.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Arifin Luma, Budiman Lalo, Nasrun Jauhari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





