Hubungan Kecanduan Game Online Dengan Gangguan Emosional Pada Anak Di SD Negeri 2 Balingara Kecamatan Ampana Tete Kabupaten Tojo Una-Una
Keywords:
Online Gaming Addiction, Emotional Disturbance, Elementary School Children.Abstract
This study aims to determine the relationship between online game addiction and emotional disorders in children at SD Negeri 2 Balingara, Ampana Tete District, Tojo Una-Una Regency. Online game addiction is a condition of dependence on internet-based games characterized by difficulty controlling playing time, increased intensity of play, and neglect of other activities such as learning and social interaction. Meanwhile, emotional disorders in children are characterized by an inability to manage and express emotions appropriately, such as irritability, anxiety, restlessness, and difficulty adapting to social environments. This study used a quantitative approach with a correlational approach. The population in this study was all students of SD Negeri 2 Balingara, while the sample was determined using a purposive sampling technique. Data were collected through a questionnaire compiled based on indicators of online game addiction and emotional disorders. Then, they were analyzed using the Pearson Product Moment correlation test with the help of a statistical program. The results showed a significant relationship between online game addiction and emotional disorders in children. The correlation coefficient value indicated a positive relationship, meaning that the higher the level of online game addiction in students, the higher the level of emotional disorders they experienced. Conversely, the lower the online gaming addiction, the lower the child's emotional distress.
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecanduan game online dengan gangguan emosional pada anak di SD Negeri 2 Balingara Kecamatan Ampana Tete Kabupaten Tojo Una-Una. Kecanduan game online merupakan kondisi ketergantungan terhadap permainan berbasis internet yang ditandai dengan sulitnya mengontrol waktu bermain, meningkatnya intensitas bermain, serta diabaikannya aktivitas lain seperti belajar dan interaksi sosial. Sementara itu, gangguan emosional pada anak ditandai dengan ketidakmampuan dalam mengelola dan mengekspresikan emosi secara wajar, seperti mudah marah, cemas, gelisah, serta kesulitan beradaptasi dengan lingkungan sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SD Negeri 2 Balingara, sedangkan sampel ditentukan dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui angket (kuesioner) yang disusun berdasarkan indikator kecanduan game online dan gangguan emosional, kemudian dianalisis menggunakan uji korelasi Product Moment Pearson dengan bantuan program statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kecanduan game online dengan gangguan emosional pada anak. Nilai koefisien korelasi menunjukkan hubungan yang positif, yang berarti semakin tinggi tingkat kecanduan game online pada siswa, maka semakin tinggi pula tingkat gangguan emosional yang dialami. Sebaliknya, semakin rendah kecanduan game online, maka semakin rendah pula gangguan emosional pada anak.
References
Andriani, Opi, Dea Irwana Putri, Hilda Eriska, Budi Kurniya, and Nova Dwi Rahmadani. “Pentingnya Mengenal Karakteristik Dan Klasifikasi Anak Berkebutuhan Khusus Di Sekolah Dasar.” Jurnal Pendidikan Vokasi Dan Seni 3, no. 2 (2025): 10–20. https://www.ejournal.ummuba.ac.id/index.php/JPVS/article/view/2929/1518.
Anggraini, Nia, and Dyah Rachmawati Sugiyanto. “Etnografi Virtual Dalam Permainan Free Fire.” Communications 3, no. 1 (2021): 1–17.
Anggriany, Esther, and Hasnawati. “Pengaruh Kepemimpinan Transformasional, Sistem Pengendalian Intern, Dan Inovasi Terhadap Kinerja Organisasi Sektor Publik.” Jurnal Ekonomi Trisakti 3, no. 1 (2023): 1239–46. https://doi.org/10.25105/jet.v3i1.16026.
Firnadi, Agus, Syukri Hamzah, and Hadiwinarto Hadiwinarto. “Evaluasi Penyelenggaraan Pendidikan Inklusif Dengan Menggunakan Model Cipp Di Sekolah Dasar Kota Bengkulu.” Annizom 7, no. 3 (2022): 209. https://doi.org/10.29300/nz.v7i3.8858.
Irwan, diyas albar, Novi Anisa Putri, Khoirunnisa Cahyanti Putri, and Maryatul Kibtyah. “Penerapan Terapi Islam Pada Kesehatan Mental Menggunakan Metode Tilawah Al-Quran.” Al-Hiwar Jurnal Ilmu Dan Teknik Dakwah 11, no. 2 (2023): 129–38. https://doi.org/10.18592/alhiwar.v11i2.11654.
Munjidah, and Muh. Hanif. “Kekerasan Dalam Dunia Pendidikan (Studi Peran Dalam Mencegah Bullying Di SDN 2 Kalikesur Kecamatan Kedungbanteng Kabupaten Banyumas).” Jurnal Kependidikan 10, no. 2 (2022): 301–24. https://doi.org/10.24090/jk.v10i2.8201.
Rakhma Ardhiani, Nur, and Darsinah Darsinah. “Strategi Pengembangan Perilaku Prososial Anak Dalam Menunjang Aspek Sosial Emosional.” Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini 4, no. 1 (2023): 540–50. https://doi.org/10.37985/murhum.v4i1.263.
Rakhmawati, Istina. “Perkembangan Media Sebagai Sarana.” AT-TABSYIR: Jurnal Komunikasi Penyiaran Islam 4, no. 1 (2016): 49–70. https://journal.iainkudus.ac.id/index.php/komunikasi/article/view/2906/2077.
Ramadhoni, Rizky, and Farid Imam Kholidin. “Analisis Sistematis Dampak Kecanduan Game Online Terhadap Kesehatan Mental, Interaksi Sosial, Dan Prestasi Akademik.” Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, Dan Pengelolaan Pendidikan 5, no. 5 (2025): 2. https://doi.org/10.17977/um065.v5.i5.2025.2.
Riyanti, Asih, and Neni Novitasari. “Pendidikan Multikultural Berbasis Kearifan Lokal Bagi Siswa Sekolah Dasar.” Jurnal Adat Dan Budaya Indonesia 3, no. 1 (2021): 29. https://doi.org/10.23887/jabi.v3i1.37780.
Saputra, Alfian Yogi, and Zaka Hadikusuma Ramadan. “Gaya Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Pelaksanaan Kurikulum Merdeka Belajar.” Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini 7, no. 4 (2023): 3946. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i4.5114.
Sele, Arsenius. “Survei Kepuasan Siswa Mengerjakan Tugas Dengan Aplikasi Live Worksheet Pada Pembelajaran Daring.” Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru 7, no. 1 (2022): 53–60. https://doi.org/10.51169/ideguru.v7i1.311.
Tusyana, Eka, and Rayi Trengginas. “ANALISIS PERKEMBANGAN SOSIAL-EMOSIONAL TERCAPAI Abstrak.” Jurnal Iventa 3, no. 1 (2019): 18–26.
Widyastuti, Reni, and Listia Sari Puspita. “Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Game Edukasi Pada MatPel IPA Tematik Kebersihan Lingkungan.” Paradigma - Jurnal Komputer Dan Informatika 22, no. 1 (2020): 95–100. https://doi.org/10.31294/p.v22i1.7084.
Wijirahayu, Ani, D.K. Pranaji, and Istiqlaliyah Muflikhati. “Kelekatan Ibu-Anak, Pertumbuhan Anak, Dan Perkembangan Sosial Emosi Anak Usia Prasekolah.” Jurnal Ilmu Keluarga Dan Konsumen 9, no. 3 (2016): 171–82.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Eka sulistiawati, Nelky Suriawanto, Ns. Masri Dg. Taha

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





