Penafsiran Khashyah Imlāq Dalam Qs. Al-Isra’ [17]: 31: Studi Komparatif Tafsir Al-Misbah Dan Tafsir Fi Zhilalil Qur’an Terhadap Isu Keluarga Berencana
Keywords:
Family Planning, Khashyah Imlāq, Al-Isra’ Verse 3, Quraish Shihab, Sayyid QutbAbstract
Debates regarding family planning (KB) for economic reasons in Islamic family law often centre on the interpretation of key verses in the Qur'an. One of the most central verses is QS. Al-Isra' [17]: 31, which explicitly prohibits killing children for fear of poverty (khashyah imlāq) and affirms Allah's guarantee of sustenance. This article aims to analyse and compare specifically the interpretations of M. Quraish Shihab in Tafsir Al-Misbah and Sayyid Qutb in Tafsir Fi Zhilalil Qur'an regarding QS. Al-Isra' [17]: 31, focusing on how both understand the prohibition in the context of economic concerns as a motivation for birth control. This study employs a qualitative method with a comparative literature review approach, focusing on the analysis of the content of the two exegetes' interpretations of the verse. The results indicate that (1) Quraish Shihab interprets the prohibition in the verse as a prohibition against physical murder, not preventing pregnancy, and allows for family planning on the grounds of public interest if it does not involve abortion; (2) Sayyid Qutb emphasises the ideological aspect that khashyah imlāq reflects weakness in faith and doubt in Allah's guarantees, thus rejecting family planning motivated by economic reasons; (3) The difference in methodological approach—contextual and rational in Shihab, ideological and purificatory in Qutb—determines the direction of their interpretations. This study contributes to enriching thematic interpretation and the discourse on maqāṣid al-Sharīʿah, particularly in addressing modern social and family issues through a text and context approach.
Abstrak
Perdebatan mengenai Keluarga Berencana (KB) karena alasan ekonomi dalam hukum keluarga Islam seringkali berpusat pada interpretasi ayat-ayat kunci Al-Qur'an. Salah satu ayat paling sentral adalah QS. Al-Isra' [17]: 31 yang secara eksplisit melarang membunuh anak karena takut miskin (khashyah imlāq) dan menegaskan jaminan rezeki dari Allah. Artikel ini bertujuan menganalisis dan membandingkan secara spesifik penafsiran M. Quraish Shihab dalam Tafsir Al-Misbah dan Sayyid Qutb dalam Tafsir Fi Zhilalil Qur'an terhadap QS. Al-Isra' [17]: 31, dengan fokus pada bagaimana keduanya memahami larangan tersebut dalam konteks kekhawatiran ekonomi sebagai motivasi pengaturan kelahiran. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka komparatif, berfokus pada analisis isi teks tafsir kedua mufasir terhadap ayat tersebut. Hasil menunjukkan bahwa (1) Quraish Shihab menafsirkan larangan ayat sebagai larangan pembunuhan fisik, bukan pencegahan kehamilan, dan membuka ruang KB dengan alasan maslahat jika tidak mengandung unsur aborsi; (2) Sayyid Qutb menekankan aspek ideologis bahwa khashyah imlāq mencerminkan kelemahan akidah dan meragukan jaminan Allah, sehingga menolak KB yang didorong alasan ekonomi; (3) Perbedaan metodologi kontekstual rasional pada Shihab dan ideologis-purifikatif pada Qutb menentukan arah penafsiran mereka. Kajian ini berkontribusi dalam memperkaya tafsir tematik dan wacana maqāṣid al-Sharīʿah, khususnya dalam merespons persoalan sosial-keluarga modern dengan pendekatan teks dan konteks.
References
Al-azhar, Tafsir, and Maqasid Syariah. “ANALISIS LARANGAN ABORSI PADA TAFSIR AL-AZHAR : STUDI MAQASID SYARIAH SURAT AL- ISRA ’ AYAT 31 Miftahul Jannah UIN Raden Fatah Palembang Email : Miftahulj341@gmail.Com Pathur Rahman UIN Raden Fatah Palembang Email : Pathurrahman_uin@radenfatah.Ac.Id Laran” 9, no. 1 (2025): 1–19.
Arifin, Muhamad, and Muhammad Yogi Galih Permana. “Modernisasi Pembunuhan Anak.” Al-Majaalis 9, no. 2 (2022): 115–34. https://doi.org/10.37397/almajaalis.v9i2.207.
Asman, Asman. “Keluarga Sakinah Dalam Kajian Hukum Islam.” Al-Qadha : Jurnal Hukum Islam Dan Perundang-Undangan 7, no. 2 (December 20, 2020): 99–118. https://doi.org/10.32505/qadha.v7i2.1952.
Aziz, Muhammad Fadhlan, Muhammad Yunizar, Suci Pebrianti, Rida Maryani Iryanti, and Ade Jamaruddin. “Larangan Membunuh Aanak Karena Takut Miskin : Kajian Tafsir Muqarron Pada Q.S AL- An ’am Ayat 151 Dan Q.S AL -Isra’ 31.” Al-Furqan Vol. 6, no. No. 2 (2023): hlm. 177.
Budi Asyrofi, Naufal, Ipmawan Muhammad Iqbal, and Muhammad Mukharom Ridho. “Konsep Damai Dalam Surat Al-Anfal Ayat 61 (Tafsir Al-Qur’an Kontemporer Tafsir Fi Zhilal Al-Quran Dan Tafsir Al-Mishbah).” Ushuly: Jurnal Ilmu Ushuluddin 3, no. 2 (2024): 166–85. https://doi.org/10.52431/ushuly.v3i2.2996.
Djawas, Mursyid, Misran Misran, and Cut Putrau Ujong. “‘Azl Sebagai Pencegah Kehamilan (Studi Perbandingan Antara Mazhab Hanafi Dan Mazhab Syafi’I).” El-USRAH: Jurnal Hukum Keluarga 2, no. 2 (August 10, 2020): 234. https://doi.org/10.22373/ujhk.v2i2.7657.
Firdaus, Muhamad Yoga, and Eni Zulaiha. “Kajian Metodologis Kitab Tafsir Fi Zhilalil Al-Qur’an Karya Sayyid Qutb.” Reslaj : Religion Education Social Laa Roiba Journal 5, no. 6 (December 26, 2022): 2717–30. https://doi.org/10.47467/reslaj.v5i6.2553.
Haq, Fakhri Iqomul. “Konsep Peradaban Dalam Tafsir Fî Zhilâl Al-Qur‟Ân.” Doctoral Dissertation, Institut PTIQ Jakarta, 2023.
Iman Faris, Achmadi. “Kritik Ilmiah” XVIII, no. 1 (2012): 21–33. https://drive.google.com/file/d/1zNnsVGPA2wQ16pKGrneR8XQChsMcXBTM/view?usp=drivesdk.
Irawan, Ibnu, and Nasrullah Nasrullah. “Argumentasi Keluarga Berencana Dalam Hukum Islam (Studi Fatwa Syaikh Mahmud Syaltut).” Jawi 3, no. 2 (2021): 178–203. https://doi.org/10.24042/jw.v3i2.8078.
Mahmudin Hasibuan, Sorat Amal Daulay, and Mhd. Romadoni. “Keluarga Berencana (KB) Dalam Perspektif Maqashid Syariah.” Journal of Islamic Law El Madani 3, no. 1 (April 23, 2024): 65–74. https://doi.org/10.55438/jile.v2i2.96.
Malisi, Ali Sibra. “PERNIKAHAN DALAM ISLAM.” SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik Dan Hukum 1, no. 1 (October 31, 2022): 22–28. https://doi.org/10.55681/seikat.v1i1.97.
Prof. H. M. Sukardi, M.E.M.S. Metodologi Penelitian Pendidikan: Kompetensi Dan Praktiknya (Edisi Revisi). Bumi Aksara, 2021. https://books.google.co.id/books?id=gJo_EAAAQBAJ.
Qutb, Sayyid. Tafsir Fi Zilalil Qur’an Dibawah Bayangan Al-Qur’an, 2022.
S, M. Yusran., Astri Aulia, Mutiara Ivonni Rahmadani, and Kurniati. “Keluarga Berencana Dalam Hukum Islam.” Al-Fiqh 3, no. 1 (March 30, 2025): 23–35. https://doi.org/10.59996/al-fiqh.v3i1.675.
Šabaseviciute, G. Sayyid Qutb: An Intellectual Biography. Modern Intellectual and Political History of the Middle East. Syracuse University Press, 2021. https://books.google.co.id/books?id=NmsZEAAAQBAJ.
Salsabila, Hanna, and Akhdiat. “Penafsiran Ayat-Ayat Larangan Pembunuhan Anak (Metode Tafsir Maudhu’i Abdul Hayy Al-Farmawi).” Ulumnul Qur’an Jurnal Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir 4, no. 1 (2024): 140–55.
Saputro, E A, and S Afan. “Pernikahan Dan Keluarga Berencana Dalam Al-Qur’an.” Samawat 4, no. 2 (2020): 56–64.
Shihab, M. Quraish. “Tafsir Al-Misbah Jilid-07.” Jakarta : Lentera Hati, 2002, 568.
Shihab, M Q. Al-Quran Dan Maknanya. Lentera Hati, 2020. https://books.google.co.id/books?id=eTnfDwAAQBAJ.
Sudaryana, B, and H R R Agusiady. Metodologi Penelitian Kuantitatif. Deepublish, 2022. https://books.google.co.id/books?id=M7NNEQAAQBAJ.
Suharyat, Yayat, and Siti Asiah. “Metodologi Tafsir Al-Mishbah.” Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, Dan Inovasi 2, no. 5 (2022). https://doi.org/10.59818/jpi.v2i5.289.
Supriadi. “Pemikiran Tafsir Sayyid Quthub Dalam Fi Dzilal Al-Qur’an.” Jurnal Asy-Syukriyyah 14 (2015): 3.
Wahyu, Din, and Tatang. “Manhaj Al-Tafsir Al-Misbah Karya Qurasy Shihab.” Bayani: Jurnal Studi Islam 2, no. 1 (2022): 92–103.
Waqqosh, Abi. “Konsep Al-Rizq Perspektif Al-Qur’an.” Mubeza 11, no. 1 (January 30, 2022): 63–70. https://doi.org/10.54604/mbz.v11i1.58.
Wartini, Atik. “Corak Penafsiran M. Quraish Shihab Dalam Tafsir Al-Misbah.” HUNAFA: Jurnal Studia Islamika 11, no. 1 (2014): 109. https://doi.org/10.24239/jsi.v11i1.343.109-126.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Moh. Fauzy S. Sumarto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





