Interpretasi Hak Waris Anak Perempuan Dalam Konsep Kalalah: Studi Komparasi Tafsir Al- Misbah dan Ilmu Fikih

Authors

  • Muhammad Riyan Ahsani UIN Maulana Malik Ibrahim, Malang
  • Silva Samanta UIN Maulana Malik Ibrahim, Malang
  • Nasrulloh Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim, Malang

Keywords:

Kalalah, Islamic Inheritance Law, Gender Equality.

Abstract

The science of inheritance in Islam, known as faraid or mawaris, is a branch of science that systematically and fairly discusses the mechanism for distributing the inheritance of a deceased person to the heirs who are entitled to receive it. However, in practice, disputes often arise due to differences in understanding, especially in the case of kalalah (heirs without parents and children). This study aims to compare the interpretations of Tafsir Al-Munir and the Science of Fiqh, namely Muhammad Syahrur and Imam Syafi'i, regarding the meaning of the words walad (child), walid (parent), and their implications for the distribution of kalalah inheritance, with a focus on the perspective of gender equality. This study uses a normative legal method with a conceptual approach, namely by examining and deeply reviewing the provisions of inheritance law as stated in the Qur'an, especially in Surah An-Nisa verse 12 (QS. An-Nisa: 12), hadith, and the views of scholars. Theoretical studies include the definition of the science of mawaris, the conditions and pillars of inheritance, and the reasons for obstacles to inheritance. The results of this study are that Imam Syafi'i defines kalalah as an heir without a son and father, with an emphasis on the dzawil furudh and 'ashabah systems. Siblings of the same mother only inherit if there is no father/grandfather, while siblings are divided by a ratio of 2:1 (male: female). Meanwhile, Muhammad Syahrur interpreted walad to include both sons and daughters, so that his kalalah only applies if the heir does not leave both. He also rejected gender discrimination, determining equal shares between men and women in the case of kalalah.

Abstrak

Ilmu waris dalam Islam, yang dikenal sebagai faraid atau mawaris, merupakan cabang ilmu yang membahas secara sistematis dan adil mengenai mekanisme distribusi harta peninggalan seorang yang telah wafat kepada para ahli waris yang berhak menerimanya. Namun, dalam praktiknya, sering timbul sengketa akibat perbedaan pemahaman, terutama dalam kasus kalalah (pewaris tanpa orang tua dan anak). Penelitian ini bertujuan membandingkan interpretasi Tafsir Al-Munir serta Ilmu Fikih yaitu Muhammad Syahrur dan Imam Syafi’i tentang makna lafadz walad (anak), walid (orang tua), serta implikasinya pada pembagian waris kalalah, dengan fokus pada perspektif kesetaraan gender. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan konseptual, yaitu dengan menelaah dan mengkaji secara mendalam ketentuan hukum waris sebagaimana yang tercantum dalam Al-Qur’an, khususnya pada surah An-Nisa ayat 12 (QS. An-Nisa: 12), hadis, serta pandangan ulama. Kajian teori meliputi definisi ilmu mawaris, syarat-rukun waris, dan sebab penghalang warisan. Hasil dari penelitian ini yakni Imam Syafi’i mendefinisikan kalalah sebagai pewaris tanpa anak laki-laki dan ayah, dengan penekanan pada sistem dzawil furudh dan ‘ashabah. Saudara seibu hanya mewarisi jika tidak ada ayah/kakek, sementara saudara kandung dibagi dengan rasio 2:1 (laki-laki : perempuan). Sedangkan Muhammad Syahrur menafsirkan walad mencakup anak laki-laki dan perempuan, sehingga kalalahnya hanya berlaku jika pewaris tidak meninggalkan keduanya. Beliau juga menolak diskriminasi gender, menetapkan bagian sama antara laki-laki dan perempuan dalam kasus  kalalah.

References

Abdillah, Muhammad Alwin, and M. Anzaikhan. “Sistem Pembagian Harta Warisan Dalam Hukum Islam.” Al-Qadha : Jurnal Hukum Islam dan Perundang-Undangan 9, no. 1 (June 30, 2022): 285–305. https://doi.org/10.32505/qadha.v9i1.4134.

Ardi, Mohammad, Sri Nirwana, and Jalan Pupuk Raya. “Meninjau Pembagian Ahli Waris Kalalah Pada Masyarakat Muslim Indonesia,” 1999.

Arham, Akbaru Wustho. “PEMIKIRAN MUHAMMAD SYAHRUR TENTANG KEWARISAN KALÂLAH DAN RELEVANSINYA TERHADAP PEMBARUAN HUKUM ISLAM,” 2020.

Bachri, Syabbul.“Perbandingan Penerapan Konsep Kalalah Dalam Pemikiran Hukum Waris Islam.” At-Turāṡ: Jurnal Studi Keislaman 9. No 1 (2022). 112-141. https://doi.org/10.33650/at-turas.v9i1.3650

Bahrah, Mush’ab. “Urgensi Ilmu Mawaris dan Hukum Penerapannya dalam Praktik Kewarisan Islam.” Ulumuddin : Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman 12, no. 1 (February 15, 2022): 79–94. https://doi.org/10.47200/ulumuddin.v12i1.1060.

Benuf, Kornelius, and Muhamad Azhar. “Metodologi Penelitian Hukum sebagai Instrumen Mengurai Permasalahan Hukum Kontemporer.” Gema Keadilan 7, no. 1 (April 1, 2020): 20–33. https://doi.org/10.14710/gk.2020.7504.

Faizah, Isniyatin, Febiyanti Utami Parera, and Silvana Kamelya. “Bagian Ahli Waris Laki-laki dan Perempuan dalam Kajian Hukum Islam.” The Indonesian Journal of Islamic Law and Civil Law 2, no. 2 (December 28, 2021): 152–69. https://doi.org/10.51675/jaksya.v2i2.166.

Gusti Ayu Nadina Utama Pramadani, Shylvia Sandra Djaleha, and Yazid Shidqi Faisal.” Wasiat Wajibah atas Harta Peninggalan bagi Cucu Saudara Kandung sebagai Penerima." Amanna Gappa 28. (2 September 2020): 77-85. https://journal.unhas.ac.id/index.php/agjl/article/view/11007

Harahap, Zulfan. “ANALISA AYAT DAN HADIST TENTANG KEWARISAN LAKI- LAKI DAN PEREMPUAN SERTA PROBLEMATIKANYA” 1, no. 1 (2023).

Hidayati, Delti, Muhammad Amar Adly, and Imam Yazid. “HUKUM KEWARISAN KAKEK BERSAMA SAUDARA BERDASARKAN MAZHAB SYAFII,” n.d.

Ikhwanudin, Mahmud. “Penerapan Kesetaraan Gender dalam Sistem Pembagian Waris Berdasarkan Hukum Islam di Indonesia.” Syntax Idea 5, no. 10 (October 20, 2023): 1734–45. https://doi.org/10.46799/syntax-idea.v5i10.2756.

Ishaq, Hasan Munthe. " Harta Warisan Dan Hak-Hak Ahli Waris Berdasarkan Tafsir Ahkam Al-Quran Surah Annisa Ayat 6,7,12 Dan 176, Al-Usrah : Jurnal Al-ahwal As-Syakhsiyah 11. no. 03 (June 2024): 57-68.

Nafisyah, Syadza Nida, and Devika Rosa Guspita. “Hukum Waris Islam: Keadilan dalam Pembagian Harta dan Penerapannya” 1, no. 2 (2024).

Nurul Jumadissaniyah Sitorus, Dedi Masri, M. Alfiansyah, and Nor Azwa. “Munasabah Qur-An Surah An-Nisa’ Ayat 7 Dan 8 Dengan Surah An-Nisa’ Ayat 11 Dan 12 Dalam Permasalahan Warisan Di Kecamatan Pulau Rakyat.” Tabsyir: Jurnal Dakwah dan Sosial Humaniora 4, no. 3 (June 20, 2023): 109–20. https://doi.org/10.59059/tabsyir.v4i3.156.

Rahim, Abdur. “PENYELESAIAN KEWARISAN DZAWIL ARHAM DALAM KOMPILASI HUKUM ISLAM.” TAQNIN: Jurnal Syariah dan Hukum 3, no. 1 (July 7, 2021). https://doi.org/10.30821/taqnin.v3i01.9515.

Roji, Fahrur, and Mochamad Samsukadi. “PEMBAGIAN WARIS DALAM PERSPEKTIF HADIS NABI SAW.” 2, no. 1 (2020).

Rostiana Herdiani, Tanti, Jaka Ghianovan, and Khoirun Nidhom. “Kalalah Inheritance in QS. al-Nisa [4]: 176: A Comparative Study of the Interpretation of Ibn al-’Arabi and Wahbah Az-Zuhaili.” Jurnal Semiotika-Q: Kajian Ilmu al-Quran Dan Tafsir 4, no. 1 (June 6, 2024): 241–57. https://doi.org/10.19109/jsq.v4i1.22766.

Sarjan, A. “PROBLEMATIKA HAK WARIS SAUDARA DALAM KEWARISAN KALALAH” 1 (2021).

“Septianingtyas and Bakri - 2022 - AHLI WARIS SAUDARA DAN ANAK KANDUNG MENURUT HUKUM .”

Sopiyan, Muhammad, and Siah Khosyi’ah. “Perkembangan Pemikiran Hukum Keluarga tentang Persamaan Hak Menerima Waris dalam Masalah Kalalah dan Radd.” Jurnal Hukum Islam 5, no. 1 (2022).

Subeitan, Syahrul Mubarak. “KETENTUAN WARIS DAN PROBLEMATIKANYA PADA MASYARAKAT MUSLIM INDONESIA.” Al-Mujtahid: Journal of Islamic Family Law 1, no. 2 (December 31, 2021): 113. https://doi.org/10.30984/jifl.v1i2.1780.

Suganda, Ahmad. Konsep Kalālah dalam Fiqih Waris, At-Tatbiq: Jurnal Ahwal al-Syakhsiyyah (JAS). Vol. 04 Edisi (1 Tahun 2020).

Tohari, Chamim. “SISTEM KEWARISAN BILATERAL DITINJAU DARI PERSPEKTIF HUKUM ISLAM.” Istinbath : Jurnal Hukum 15, no. 1 (July 9, 2018): 63. https://doi.org/10.32332/istinbath.v15i1.1094.

Uyuni, Badrah, and Mohammad Adnan. “APPLICATION OF ISLAMIC INHERITANCE LAW AMONG MUSLIM SOCIETY.” El-Arbah: Jurnal Ekonomi, Bisnis Dan Perbankan Syariah 5, no. 1 (April 1, 2021): 19–32. https://doi.org/10.34005/elarbah.v5i1.1543.

Willya, Evra. “KONSEP KALÂLAH DALAM ALQURAN DAN PENAFSIRANNYA MENURUT SUNI DAN SYIAH IMÂMIYYAH.” AHKAM : Jurnal Ilmu Syariah 17, no. 1 (January 29, 2014). https://doi.org/10.15408/ajis.v17i1.1250.

.

Downloads

Published

2025-10-12

How to Cite

Muhammad Riyan Ahsani, Silva Samanta, & Nasrulloh. (2025). Interpretasi Hak Waris Anak Perempuan Dalam Konsep Kalalah: Studi Komparasi Tafsir Al- Misbah dan Ilmu Fikih. Al-Iftah: Jurnal Tafsir Al-Qur’an Hadist Dan Pendidikan Agama Islam , 1(4), 287–298. Retrieved from https://e-jurnal.publikasiakademikgroup.com/index.php/AIJTAH/article/view/30