Klasifikasi Dan Analisis Isti’arah Dalam Al-Qur’an Pada Q.S Al-Baqarah Ayat 17 Dan Q.S An-Nur Ayat 35

Authors

  • Tsuibatul Aslamiyah Daulay UIN Sumatera Utara
  • Miladur Rizki UIN Sumatra Utara
  • Muhammad Arif Yasin Bintang UIN Sumatra Utara

Keywords:

Isti‘ārah, Analysis, Classification, Surah Al-Baqarah verse 17, Surah An-Nuur verse 35

Abstract

This study aims to conduct an in-depth examination of the use of the rhetorical device istia’rah (metaphor) in the Qur’an, focusing on Surah Al-Baqarah verse 17 and Surah An-Nur verse 35. These two verses are chosen due to their rich and complex visual parables that encapsulate profound symbolic meanings related to human spiritual states and Divine guidance. The research employs a stylistic and semiotic approach to Qur'anic analysis and classifies the types of istia’rah used based on classical Arabic rhetoric theory, including istia’rah asliyyah, tab’iyyah, and tamthīliyyah. Surah Al-Baqarah 17 metaphorically portrays the hypocrites through the imagery of fire and darkness, reflecting their spiritual misguidance after once receiving Divine light. Meanwhile, Surah An-Nur 35 presents the metaphor of Divine light using the parable of a niche, a lamp, and glass forming a symbolic structure that signifies purity, knowledge, and Divine illumination. The findings reveal that both verses contain istia’rah tamthīliyyah (representative metaphors), where the meanings are not merely descriptive but also representative and didactic. This study emphasizes the significance of understanding the figurative dimensions in the Qur’an, which serve not only as rhetorical devices but as profound mediums for delivering spiritual and ethical messages.

Keyword: Isti‘ārah, Analysis, Classification, Surah Al-Baqarah verse 17, Surah An-Nuur verse 35.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam penggunaan gaya bahasa istia’rah (metafora) dalam Al-Qur’an, dengan fokus pada Surah Al-Baqarah ayat 17 dan Surah An-Nur ayat 35. Dua ayat ini dipilih karena memuat perumpamaan visual yang kompleks dan menyimpan makna simbolik yang kaya terkait dengan kondisi spiritual manusia serta cahaya petunjuk Ilahi. Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis stilistika dan semiotika Al-Qur’an, serta mengklasifikasikan jenis istia’rah yang digunakan berdasarkan teori balaghah Arab klasik, seperti istia’rah asliyyah, tab’iyyah, dan tamtsīliyyah. Dalam Surah Al-Baqarah ayat 17, ditemukan bahwa Allah menggambarkan keadaan orang-orang munafik melalui metafora tentang api dan kegelapan, yang mencerminkan kehilangan arah spiritual setelah sebelumnya menerima cahaya petunjuk. Sedangkan Surah An-Nur ayat 35 mengandung metafora cahaya Ilahi melalui perumpamaan misykāt, lampu, dan kaca, yang membentuk sebuah struktur simbolik tentang kesucian, ilmu, dan petunjuk dari Allah. Hasil kajian menunjukkan bahwa kedua ayat tersebut mengandung istia’rah tamtsīliyyah, di mana makna tidak hanya bersifat deskriptif tetapi mengandung dimensi representatif dan edukatif. Penelitian ini menegaskan pentingnya memahami lapisan makna figuratif dalam Al-Qur’an, yang berfungsi tidak hanya sebagai gaya retoris, tetapi juga sebagai sarana penyampaian pesan spiritual dan moral yang mendalam.

References

Fuady, M Noor. “HERMENEUTIKA DALAM FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM.” TARBIYAH ISLAMIYAH 5 (2015): 20–38. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.18592/jtipai.v5i1.1823.

Hadichintya, Nesya, and Indah Salsabila Harahap. “Analisis Kata Amr Dalam Alquran Surah Al-Alaq Ayat 1-5 : Studi Perintah Dan Kehendak Allah.” Sultan Adam : Jurnal Hukum Dan Sosial, 2024. https://yptb.org/index.php/sultanadam/article/view/1102/969.

Hilmi, Ismi Lathifatul. “MU’ASYARAH BIL MA’RUF SEBAGAI ASAS PERKAWINAN (Kajian Qs. Al-Nisa: 19 Dan Qs. Al-Baqarah : 228).” Misykat Al-Anwar Jurnal Kajian Islam Dan Masyarakat 6, no. 2 (2023): 155. https://doi.org/10.24853/ma.6.2.155-174.

Juminem, Juminem. “Adab Bermedia Sosial Dalam Pandangan Islam.” Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam 6, no. 1 (2019): 23. https://doi.org/10.32678/geneologipai.v6i1.1799.

MAHDA, KHUSNUL. “KEMAMPUAN MEMBACA ALQURAN DENGAN MENERAPKAN KAIDAH ILMU TAJWID DI KALANGAN REMAJA DESA LAMTEUNGOH KECAMATAN INGIN JAYA KABUPATEN ACEH BESAR.” UIN Ar-Raniry. UNIVERSITAS ISLAM NEGERI AR-RANIRY, 2022.

Marlion, Ferki Ahmad, Kamaluddin Kamaluddin, and Putri Rezeki. “Tasybih At-Tamtsil Dalam Al-Qur΄an: Analisis Balaghah Pada Surah Al-Kahfi.” Lughawiyah: Journal of Arabic Education and Linguistics 3, no. 1 (2021): 33. https://doi.org/10.31958/lughawiyah.v3i1.3210.

Mubarak, Faisal, Ahmad Arifin, and Abdul Latif. “Perbandingan Makna Majaz Dalam Surah Al-Baqarah Antara Terjemah Al- Qur’an Kementerian Agama Dan H.B. Jassin (Studi Analisis Kritik).” Al-Fathin: Jurnal Bahasa Dan Sastra Arab 5, no. 1 (2019): 1–18. http://journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/diwan.

Mursyid, Ali. “Sisi-Sisi Keindahan Bahasa Al-Qur’an.” MISYKAT: Jurnal Ilmu-Ilmu Al-Quran, Hadist, Syari’ah Dan Tarbiyah 4, no. 2 (2019): 23. https://doi.org/10.33511/misykat.v4n2.23-60.

Ulva, Ais Mariya, Dhiya Ul Hikmah, Diva Istivarini, and Hasmy Nasanjy El M. “Pelaksanaan Konsep Islam Rahmatan Lil ‘Alamin.” Al-Afkar, Journal For Islamic Studies 4, no. 2 (2021): 459–74.

Abdul-Matin, Fathul. Pendekatan Maqasid al-Shariah dalam Tafsir Surat An-Nur. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2018 : hlm. 33–47.

Esack, Farid. The Qur’an: A Short Introduction. Oxford: Oneworld Publications, 2002. Penafsiran metafora cahaya dalam Al-Qur’an: hlm. 48–53.

Komarudin, Edi. (2019). "Isti’arah dan Efek yang Ditimbulkannya dalam Bahasa Al-Qur’an Surah Al-Baqarah dan Âli Imrân." Al-Tsaqafa: Jurnal Ilmiah Peradaban Islam, 16(1), 1–18 : hlm. 5–12.

Rahman, Fazlur. Islam. Chicago: University of Chicago Press, 1979 : hlm. 204–210.

Murdiono, M., Rumi, S., & Mujab, M. (2022). "Majaz Isti’arah in Qur’an Surah Al-Baqarah: A Balaghah Science Perspective Based Analysis. : hlm. 155–160.

Downloads

Published

2025-10-08

How to Cite

Tsuibatul Aslamiyah Daulay, Miladur Rizki, & Muhammad Arif Yasin Bintang. (2025). Klasifikasi Dan Analisis Isti’arah Dalam Al-Qur’an Pada Q.S Al-Baqarah Ayat 17 Dan Q.S An-Nur Ayat 35. Al-Iftah: Jurnal Tafsir Al-Qur’an Hadist Dan Pendidikan Agama Islam , 1(4), 278–286. Retrieved from https://e-jurnal.publikasiakademikgroup.com/index.php/AIJTAH/article/view/29