Konsep Halalan Thayyiban : Integrasi Standar Gizi Modern Dengan Syariat Islam
Keywords:
Halalan Thayyiban, Islamic Nutrition, Halal Certification, Food Ethics, Modern Nutritional StandardsAbstract
The concept of halalan thayyiban is a fundamental principle in Islamic teachings that regulates the consumption of food and beverages. This article aims to comprehensively analyze the concept of halalan thayyiban and its integration with modern nutritional standards in the context of Islamic sharia. This study employs a qualitative approach using literature review methods, examining scientific sources, Al-Quran and Hadith, as well as national and international health regulations relevant to food safety and nutrition. The results of the study indicate that halalan thayyiban is not merely a religious prohibition, but also encompasses a holistic dimension of physical, spiritual, and environmental health. The integration of modern nutritional standards with the principles of halalan thayyiban demonstrates a significant harmony between Islamic sharia and contemporary nutritional science. Key findings include: the alignment between the prohibition of harmful foods in Islam and evidence-based nutrition science, the importance of halal certification as a quality assurance mechanism, and the role of Islamic educational institutions in promoting halalan thayyiban culture. This article emphasizes that halalan thayyiban represents an Islamic contribution to global food ethics and can serve as a strategic instrument in realizing a healthy, dignified, and sustainable Muslim community.
Abstrak
Konsep halalan thayyiban merupakan prinsip fundamental dalam ajaran Islam yang mengatur konsumsi makanan dan minuman. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif konsep halalan thayyiban dan integrasinya dengan standar gizi modern dalam konteks syariat Islam. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur terhadap sumber-sumber ilmiah, Al-Quran dan Hadits, serta regulasi kesehatan nasional dan internasional yang relevan dengan keamanan pangan dan gizi. Hasil kajian menunjukkan bahwa halalan thayyiban bukan sekadar larangan agama, melainkan juga mencakup dimensi kesehatan fisik, spiritual, dan lingkungan secara holistik. Integrasi standar gizi modern dengan prinsip-prinsip halalan thayyiban menunjukkan keselarasan yang signifikan antara syariat Islam dan ilmu gizi kontemporer. Temuan utama meliputi: keselarasan antara larangan makanan berbahaya dalam Islam dan ilmu gizi berbasis bukti, pentingnya sertifikasi halal sebagai mekanisme jaminan kualitas, serta peran lembaga pendidikan Islam dalam mempromosikan budaya halalan thayyiban. Artikel ini menegaskan bahwa halalan thayyiban merupakan kontribusi Islam terhadap etika pangan global dan dapat menjadi instrumen strategis dalam mewujudkan umat Muslim yang sehat, bermartabat, dan berkelanjutan.
References
Ahmad, A. N., & Shariff, S. M. (2021). Halal certification: Is it about market access or food safety? Journal of Islamic Marketing, 12(5), 932–948. https://doi.org/10.1108/JIMA-05-2019-0105
Al-Qaradawi, Y. (2013). Halal dan haram dalam Islam. Bina Ilmu.
Ambali, A. R., & Bakar, A. N. (2014). People’s awareness on halal foods and products: Potential issues for policy-makers. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 121, 3–25.
FAO/WHO. (2023). Codex Alimentarius: General principles of food hygiene. FAO.
Farouk, M. M., Al-Mazeedi, H. M., Sabow, A. B., Bekhit, A. E. D., Adeyemi, K. D., Sazili, A. Q., & Ghani, A. (2014). Halal and kosher slaughter methods and meat quality: A review. Meat Science, 98(3), 505–519.
Indonesia, D. A. R. (2012). Al-Quran dan Terjemahnya. Yayasan Penyelenggara Penterjemah/Pentafsir Al-Quran.
Indonesia, K. A. R. (2014). Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal. Kemenag RI.
Lim, S. S. (2022). A comparative risk assessment of burden of disease. The Lancet, 380(9859), 2224–2260.
Lubis, A. (2023). Pengaruh kepemimpinan kepala sekolah terhadap disiplin kerja guru di SMP Negeri 1 Kecamatan Puncak Sorik Marapi Kabupaten Mandailing Natal. UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan.
Muflih, M. (2020). Konsep halalan thayyiban dalam perspektif ekonomi Islam. Jurnal Ilmu Ekonomi Syariah, 3(1), 45–62.
Organization, W. H. (2023). Alcohol and health: Key facts. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/alcohol
Riaz, M. N., & Chaudry, M. M. (2019). Halal food production. CRC Press.
Yusuf, A. (2022). Integrasi nilai-nilai Islam dalam pendidikan gizi: Pendekatan halalan thayyiban. Jurnal Pendidikan Islam, 11(2), 78–96.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Fairus, Fitri Algriani, Ibnu Jarir Attha Bary

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





