Studi Perbandingan Manajemen Kebijakan Publik Di Indonesia Dan Singapura: Tinjauan Tata Kelola, Implementasi, Dan Evaluasi Kebijakan

Authors

  • Mariatul Qibtia Universitas Yudharta Pasuruan

Keywords:

Comparison, Policy, Indonesian Public, Singapore

Abstract

Public policy management is a crucial element in determining the effectiveness of government policies, particularly in ensuring that policies do not stop at the formulation of regulations but rather generate real impacts for the public. This article aims to provide a comparative analysis of public policy management in Indonesia and Singapore, emphasizing aspects of policy planning, institutional structure, coordination, implementation, and policy evaluation. The research approach used is library research using descriptive-comparative analysis of various scientific literature and journal references related to public administration and public sector management reform. The results indicate that Indonesia has advantages in terms of openness to public participation and democratic mechanisms in the policy process, but still faces challenges in consistent implementation due to the complexity of decentralization, variations in bureaucratic capacity across regions, and the tendency toward administrative policy evaluation. In contrast, Singapore demonstrates a more integrated and stable policy character through a professional and meritocratic bureaucracy, strong cross-agency coordination, and outcome-oriented, data-driven evaluation. This article concludes that differences in government structure, bureaucratic capacity, and governance culture are key factors shaping the effectiveness of policy management in the two countries. The study's implications emphasize the importance of strengthening outcome-based evaluation, integrating policy data, and central-regional coordination as an agenda for reforming public policy management in Indonesia.

Abtsrak

Manajemen kebijakan publik merupakan elemen penting dalam menentukan efektivitas kebijakan pemerintah, khususnya dalam memastikan bahwa kebijakan tidak berhenti pada perumusan regulasi, melainkan mampu menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan manajemen kebijakan publik di Indonesia dan Singapura dengan menekankan aspek perencanaan kebijakan, struktur kelembagaan, koordinasi, implementasi, serta evaluasi kebijakan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan metode analisis deskriptif-komparatif terhadap berbagai literatur ilmiah dan referensi jurnal terkait administrasi publik dan reformasi manajemen sektor publik. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa Indonesia memiliki keunggulan dalam hal keterbukaan partisipasi publik dan mekanisme demokrasi dalam proses kebijakan, namun masih menghadapi tantangan pada konsistensi implementasi akibat kompleksitas desentralisasi, variasi kapasitas birokrasi antardaerah, serta evaluasi kebijakan yang cenderung administratif. Sebaliknya, Singapura menunjukkan karakter kebijakan yang lebih terintegrasi dan stabil melalui birokrasi profesional dan meritokratis, koordinasi lintas lembaga yang kuat, serta evaluasi berbasis data yang berorientasi pada outcome. Artikel ini menyimpulkan bahwa perbedaan struktur pemerintahan, kapasitas birokrasi, serta budaya tata kelola menjadi faktor utama yang membentuk efektivitas manajemen kebijakan di kedua negara. Implikasi kajian menekankan pentingnya penguatan evaluasi berbasis outcome, integrasi data kebijakan, serta koordinasi pusat–daerah sebagai agenda pembaruan manajemen kebijakan publik di Indonesia.

 

Downloads

Published

2026-02-08